Trending

Ahli bantah makan daging kambing tingkatkan risiko hipertensi - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta membantah mitos yang mengatakan menyantap daging kambing dapat meningkatkan akibat seseorang terkena hipertensi dengan cepat.

“Daging kambing masuk ke dalam golongan lauk hewani dengan lemak sedang, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan,” kata Ahli Gizi Fitri Hudayani SST, M.Gz saat dihubungi BERITAJA di Jakarta, Senin.

Menanggapi soal mitos tersebut, Fitri mengatakan sebenarnya daging kambing mempunyai faedah yang baik bagi tubuh.

Menjadi salah satu sumber protein hewani, 40 gram alias setara dengan satu pangkas daging kambing berukuran sedang mengandung daya sebesar 75 Kkal, protein tujuh gramd an lemak lima gram.

Baca juga: Dokter RSU Unmuh Jember bagikan tips mengolah daging minim kolesterol

Baca juga: Lima resep olahan daging sapi dan kambing untuk sambut Idul Adha

Adapun yang dapat meningkatkan akibat hipertensi adalah penambahan ramuan dalam daging yang dimasak yang tinggi natrium dengan takaran yang banyak. Misalnya garam dapur, kecap alias ramuan penyebab.

Daging kambing juga tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam dpetunjuk, selama masyarakat mengonsumsinya dalam pemisah wajar, hanya menggunakan dagingnya dalam kondisi yang bersih tanpa lemak sehingga kambuhnya penyakit tersebut dapat dicegah.

“Maka dari itu konsumsinya mesti dibatasi dengan bijak,” kata Fitri.

Fitri kemudian juga membantah bahwa daging kambing tidak boleh dicuci sebelum dimasak. Menurutnya, sangat krusial untuk mencuci daging guna menghindari terjadinya kontaminasi silang kuman yang ada pada daging.

Terjadinya kontaminasi silang juga dapat dicegah dengan langkah memasak daging kambing sampai matang.

“Sementara penyimpanan daging kambing setelah dari rumah pangkas hewan (RPH) alias tempat pemotongan mesti disimpan dengan baik, tidak dengan tempat terbuka dan jika disimpan di lemari pendingin jangan dekat dengan makanan lain,” katanya.

Baca juga: Dokter kulit: Konsumsi daging kambing tak sebabkan masalah kulit

Baca juga: Resep sajian daging kambing muda untuk Idul Adha

Baca juga: Tips menghilangkan aroma menyengat pada daging kambing


 


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close