Trending

DPR : Jemaah Haji RI Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Mina, Arab Saudi (BERITAJA) - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menemukan sejumlah masalah dalam penyelenggaraan haji tahun 2024, termasuk penempatan tenda jemaah haji Indonesia yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Timwas Haji sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Amania, di Mina Arab Saudi.

Ina mengatakan bahwa selama pengawasan di Mina, banyak ditemukan tenda jemaah yang tidak sesuai dengan maktab yang tercantum dalam surat penempatan. "Banyak ditemukan ketika kami pengawasan di Mina, tenda-tenda itu tidak sesuai dengan maktab yang disuratkan," ujarnya.

Akibat dari penempatan yang tidak sesuai tersebut, banyak jemaah yang mesti meninggalkan tenda lantaran hak-haknya tidak terpenuhi. Ina menyebut bahwa Kementerian Agama (Kemenag) semestinya dapat mengantisipasi masalah ini sejak awal untuk menghindari terjadinya kekacauan tersebut. 

"Contohnya, ketika maktab untuk wilayah Trenggalek alias Cirebon tiba-tiba haknya yang Cirebon alias Trenggalek itu hari kedua mesti diusir lantaran katanya ini milik orang lain," tambahnya.

Ina menegaskan bahwa kejadian semacam ini semestinya sudah diantisipasi dan dijaga sehingga prioritas penempatan dapat diberikan kepada jemaah yang berhak. "Hal-hal ini semestinya tidak terjadi, pertama sudah diantisipasi, sudah dijaga dan sudah diprioritaskan mana yang mendapatkan haknya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, mengatakan bahwa pihaknya berbareng seluruh stakeholder pengawas eksternal telah melakukan pengamatan atas seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. "Komisi VIII DPR RI dan seluruh stakeholder pengawas eksternal telah melakukan pengamatan atas seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," kata Ashabul Kahfi, di Makkah, Minggu (16/06/2024).

Ashabul menyatakan bahwa temuan-temuan ini bakal dievaluasi dan dijadikan bahan masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang. "Saya berharap, seluruh temuan-temuan dari Tim Pengawas bakal menjadi bahan pertimbangan kita berbareng untuk peningkatan kualitas pelayanan haji di tahun yang bakal datang," ujarnya.

Dalam pertemuan dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Arafah pada Sabtu (15/06/2024), Ashabul juga menyampaikan penghargaan dan permohonan maaf. "Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam hubungan mitra kerja ada hal-hal yang kurang berkenan di hati pada seluruh penyelenggara ibadah haji," katanya.

Temuan ini menambah daftar pertimbangan bagi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, dengan angan dapat memperbaiki dan meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia di tahun-tahun mendatang.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close