Trending

Gedung Putih: AS khawatirkan "hubungan mendalam" Rusia, Korut - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Washington (BERITAJA) - Amerika Serikat (AS),  Senin, menyuarakan kekhawatirannya tentang hubungan Rusia-Korea Utara "yang semakin mendalam" saat Presiden Vladimir Putin dijadwalkan tiba di Pyongyang pekan ini.

"Kami tidak cemas dengan kunjungannya. yang saya khawatirkan adalah mengenai hubungan yang semakin dalam antara kedua negara ini," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby dalam konvensi pers.

"Ini tidak hanya lantaran akibatnya terhadap rakyat Ukraina, lantaran kita tahu rudal balistik Korut tetap digunakan untuk menyerang sasaran Ukraina, tetapi juga lantaran ada kemungkinan timbal kembali di sini yang dapat memengaruhi keamanan di Semenanjung Korea," katanya.

"Saat ini, kami belum memandang parameter semua itu, tetapi kami pasti bakal mengawasinya dengan sangat sangat cermat, katanya menambahkan.

Para analis mengatakan Putin mencari senjata di Korut lantaran suku cadangnya sangat susah diperoleh untuk Moskow akibat hukuman Barat.

Kirby mengatakan kunjungan Putin ke Korut itu tidak mengejutkan.

Putin "pergi ke Korut setelah apa yang disebut Pemilunya" Maret ini, sehingga "dia bakal melakukan kampanye bujukan, dan itu yang tampaknya bakal dia lakukan," katanya.

Kremlin sebelumnya mengatakan Putin bakal melakukan kunjungan dua hari ke Korut dari Selasa (18/6) atas undangan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

Dari Korut, Putin bakal menuju Vietnam untuk kunjungan kenegaraan selama dua hari.

Putin pertama kali mengunjungi Korut pada 2000, ketika dia berjumpa dengan ayah Kim Jong Un, Kim Jong Il.

Pemimpin Korut saat ini, Kim Jong Un, bertemu Putin di wilayah timur jauh Rusia pada September 2023.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Rusia bantah tudingan kerja sama militer dengan Korut
Baca juga: Delegasi pemuda Rusia temui pejabat Korut, telaah kerja sama

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close