Trending

Huawei dan China Unicom Guangdong Lakukan Uji Coba 5.5G dalam Format "Live Stream" di Wilayah Pedesaan Tiongkok - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Guangzhou, Tiongkok, (BERITAJA)- Huawei, China Unicom Guangdong, serta Zengcheng Agriculture and Rural Affairs Bureau hari ini menggelar "Lychee Live Streaming Festival" dengan tema "A 5G Boost for Lychees" di Distrik Zengcheng, Guangzhou. Lewat live streaming ini, influencer dan live streamer menggunakan layanan 5G live streaming untuk mempromosikan dan menjual leci di beberapa kebun. Uji coba jaringan 5.5G juga dilakukan secara langsung selama pagelaran tersebut; kecepatan uplink maksimum apalagi menembus 500 Mbps. Untuk pertama kalinya, live stream diuji coba dengan jaringan 5.5G di wilayah pedesaan Tiongkok.

Selama pagelaran berlangsung, China Unicom Guangdong menyediakan paket 5G live streaming. Layanan inovatif ini merupakan paket jasa pertama dan satu-satunya yang tersedia di Tiongkok. Lewat jasa ini, live streamer memperoleh pita lebar uplink yang sangat cepat, kapabilitas jaringan yang besar, serta video arti tinggi. Maka, jasa ini menjamin kontinuitas, stabilitas, dan kelancaran pengalaman pengguna. Dengan komponen jaringan pandai dan teknologi 5G slicing, China Unicom Guangdong dan Huawei membangun jaringan 5G yangmampu menyediakan quality of service (QoS) yang lebih baik untuk paket layanan live streaming. Jaringan 5G tersebut mendukung peningkatan arus kunjungan (traffic) hingga 50%, serta empat kali lipat kecepatan uplink yang lebih optimal (meningkat dari 30–50 Mbps menjadi 150–200 Mbps) untuk pengguna standar. Lebih lagi, jaringan tersebut dirancang dengan platform info terintegrasi SmartCare dari Huawei. Berkat platform info ini, kajian kerusakan jaringan dan delimitation berlangsung sigap sehingga semakin meningkatkan pengalaman pengguna layanan live streaming.

Di MWC Barcelona tahun ini, layanan 5G live streaming sukses memenangkan Global Mobile Awards (GLOMO) dari GSMA pada kategori "Best Mobile Operator Service for Connected Consumers". Penghargaan ini juga menjadi corak pengakuan tertinggi di industri.

Sejak dilansir pada 2022, jasa tersebut telah dipakai lebih dari 300.000 pengguna, serta mendukung aktivitas penjualan dengan format live streaming di beragam sektor, seperti pertanian, pariwisata, mode, dan e-sports.

Sebuah sesi obrolan berbareng media juga digelar pada sore hari dalam aktivitas tersebut. Di sesi ini, Wang Liang, Deputy General Manager, Product Innovation Center, China Unicom Guangdong, berkata: "Kita memerlukan sarana baru untuk memajukan sektor pertanian. Maka, China Unicom Guangdong memakai teknologi 5G network slicing dan double-channel guna menghadirkan jasa jaringan yang stabil untuk live streaming."

Wang juga berkata, "Ke depan, China Unicom bakal memanfaatkan teknologi seperti 5.5G dalam penemuan jaringan dan pengembangan produk baru. Kami juga bakal bekerja-sama dengan mitra-mitra untuk mendukung aktivitas penjualan komoditas pertanian dengan format live streaming, serta mempromosikan penemuan di industri pertanian secara lebih luas."

5.5G merupakan lompatan besar bagi 5G dalam banyak hal. Dengan 5.5G, kecepatan downlink maksimum meningkat dari 1 Gbps menjadi 10 Gbps, sedangkan kecepatan uplink melesat dari 100 Mbps menjadi 1 Gbps. Artinya, pita lebar meningkat 10 kali lipat. Berkat 5.5G, pengguna punmampu menikmati konten dengan arti yang lebih tinggi dengan lancar dalam format 3D dan interaktif lain. 5.5G juga mewujudkan agunan pengalaman jaringan yang berbeda-beda dan disesuaikan secara bergerak menurut kebutuhan spesifik setiap pengguna live streaming. Lebih lagi, 5.5G menjadi pedoman jasa konsumen baru, seperti cloud phone, New Calling, dan 3D tanpa kacamata.

Hou Yingzhen, President, 5G Marketing & Solution Sales Department, Huawei, turut menghadiri aktivitas tersebut, dan berkata: "Huawei bakal selalu menjalankan penemuan produk dan teknologi agar faedah 5G dapat dinikmati semakin banyak orang. Inovasi ini juga bakal mendukung penggunaan 5.5G secara komersial. 5.5G bakal berkedudukan vital dalam prasarana jaringan pada era teknologi pintar. 5.5G bakal menggerakkan ekonomi live streaming di Tiongkok, serta berkontribusi terhadap pembangunan berbobot di wilayah pedesaan dan industri pertanian secara lebih luas. Dengan demikian, 5.5G berpotensi mempercepat digitalisasi di beragam industri."


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close