Trending

Kemenkeu jelaskan perkembangan kasus Enzy Storia dan Bea Cukai - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan perkembangan kasus artis Enzy Storia yang mengatakan tasnya tertahan lantaran biaya pajak yang mahal.

“Kak Enzy sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan BC Soetta (Bea Cukai Soekarno-Hatta). Komunikasi melangkah baik dan dilakukan penelusuran bersama,” kata Prastowo dalam keterangannya di akun X resmi @Prastow, seperti dikutip di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: BC Soetta batasi jumlah muatan maksimal penumpang dari luar negeri

Dari hasil penelusuran, ditemukan bahwa tas tersebut adalah bingkisan yang dikirim oleh Enzy kepada penjual sebagai kompensasi kekeliruan pengiriman sebelumnya.

Lantaran merupakan hadiah, pengirim mendeklarasikan nilai di bawah nilai yang sebenarnya. Akibatnya, muncul tambah bayar atas peralatan tersebut.

Petugas kemudian melakukan koreksi sesuai dengan ketentuan dan referensi nilai retail. Namun, lantaran nilai koreksi lebih tinggi dari nilai retail dan tas merupakan peralatan substitusi, Enzy mempersilakan perusahaan jasa titipan (PJT) untuk mengembalikan peralatan ke pengirim.

Baca juga: Enzy Storia akui tidak banyak ajak ngobrol Onad dalam "Hello Ghost"

Sayangnya, belum ada sistem yang mengatur proses tersebut. Hal itu membikin peralatan bingkisan itu tetap tertahan di penyimpanan PJT. “Bukan dikuasai Bea Cukai,” ujar Prastowo.

Prastowo memastikan BC Soetta dan Kementerian Keuangan telah berkoordinasi dengan pihak PJT atas kejadian ini.

Dia juga menyebut PJT yang bakal bertanggung jawab atas tambah bayar yang timbul dan setuju untuk melanjutkan penyelesaian peralatan kepada pengirim.

“Demikian penjelasan yang dapat disampaikan. Terima kasih teman-teman Bea Cukai yang membantu dengan baik dan cepat. Terima kasih Kak Enzy yang menjelaskan kronologi kejadian dengan detil dan komunikasi yang baik,” tutur dia.

Baca juga: Intip style Enzy Storia tampil kasual dan "effortless"

Sebelumnya, Enzy membikin cuitan melalui akun X pribadinya @EnzyStoria mengenai tas yang tertahan. Pada Kamis (16/5), dia menulis, “Penasaran tas yang ngga gue tebus lantaran mahalan nilai pajak daripada nilai tasnya udah dikirim kembali belum ya ke pengirim.”

Prastowo merespons cuitan tersebut pada Jumat (17/5), menyatakan bakal dilakukan koordinasi dengan Bea Cukai dan PJT.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close