Trending

Lemkapi usul percepat sidang kode etik Irjen Teddy Minahasa - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

sidang kepemilikan nakoba nan melibatkan Teddy Mihahasa dan kawan-kawan mendapat sorotan masyarakat hingga menimbulkan persepsi liar

Jakarta (BERITAJA.COM) - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengusulkan kepada Polri untuk mempercepat Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap mantan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa dan para perwira lainnya mengenai kasus narkoba.

"Ini untuk menjaga marwah Polri di tengah masyarakat. Dengan tetap memegang azas prasangka tak bersalah, Propam Polri perlu mempercepat sidang KKEP tanpa kudu menunggu vonis hakim," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Pemerhati kepolisian ini mengatakan sidang kepemilikan nakoba nan melibatkan Teddy Minahasa dan kawan-kawan mendapat sorotan masyarakat hingga menimbulkan persepsi liar.

Atas situasi tersebut, Polri perlu mempertimbangkan Sidang KKEP agar status mereka menjadi jelas.

"Jika terdakwa nantinya keberatan dengan putusan KKEP Polri, mereka kan tetap mempunyai kewenangan untuk mengusulkan banding," kata pengajar Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Selain itu, Edi Hasibuan meminta Polri perlu mendalami beragam kebenaran baru nan muncul dalam persidangan untuk memastikan apakah keterangan para terdakwa dalam persidangan itu dapat dibuktikan kebenarannya

Teddy Minahasa sekarang menjadi terdakwa kasus peredaran narkoba dan sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Selain Teddy, personil Polri nan didakwa dalam perkara nan sama adalah mantan Kapolres Bukittingi Sumbar AKBP Doddy Prawiranegara, mantan Kapolsek Kalibaru Jakarta Kompol Kasranto, personil Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu Janto Situmorang, dan personil Polres Metro Jakarta Barat Aipda Achmad Darmawan.

Para tersangka didakwa mengedarkan lima kilogram sabu-sabu nan berasal dari peralatan bukti 40 kilogram sabu-sabu nan diungkap Polres Bukittinggi. Sabu-sabu nan bakal dimusnahkan diganti dengan tawas.
Berita lain dengan Judul: Polri tunggu kasus Teddy Minahasa inkrah untuk sidang etik
Berita lain dengan Judul: Doddy akui Teddy Minahasa tidak pernah bicara soal penjebakan Linda
Berita lain dengan Judul: Doddy ungkap surat dari Teddy Minahasa berisi skenario kasus



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close