Trending

Ombudsman pastikan pupuk subsidi di Sumsel lampaui stok minimum - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kalau dilihat stok ini, stok di wilayah kerja kami sudah melampaui dari ketentuan pemerintah, juga sudah siap dilaksanakan musim tanam periode berikutnya

Jakarta (BERITAJA.COM) - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memastikan pupuk bersubsidi di penyimpanan lini III Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, melampaui ketentuan jumlah stok minimum.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan stok pupuk bersubsidi di tiga penyimpanan lini III, nan dikunjunginya, mencapai 8.992 ton alias melampaui ketentuan minimum stok nan ditetapkan pemerintah sebesar 6.500 ton.

"Dengan kesiapan stok sudah 8.992 ton, artinya stok aman, pupuk ada, pupuk bersubsidi melimpah," katanya, dikutip dari keterangan resmi nan diterima di Jakarta, Kamis.

Yeka menegaskan alokasi pupuk bersubsidi nan disediakan pemerintah hanya bisa diterima oleh para petani nan telah memenuhi kriteria.

Adapun, kriteria nan ditetapkan Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian, ialah wajib tergabung dalam golongan tani, terdaftar dalam SIMLUHTAN (Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian), menggarap lahan maksimal dua hektare, dan menggunakan kartu tani (untuk wilayah tertentu).

Aturan tersebut juga menetapkan bahwa hanya sembilan komoditas nan berkuasa mendapat alokasi subsidi pupuk ialah padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, dan tebu rakyat.

Dengan kata lain, petani nan menggarap di luar komoditas tersebut tidak lagi mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

"Saya berambisi apa nan terjadi di Banyuasin terjadi di seluruh kabupaten lain. Saya cek juga penyimpanan lini I dan lini II, stok ureanya sudah mencapai 35.000 ton, itu belum termasuk stok nan ada di karung. Jadi, sebetulnya tidak perlu cemas mengenai stok, saya percaya bisa terpenuhi," ungkapnya.

Pada kesempatan nan sama, Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan stok pupuk urea di penyimpanan lini I dan lini II mencapai 42.000 ton nan terdiri atas 36.000 ton dalam corak curah dan sisanya sudah dalam karung sebanyak 50 kg.

Sementara, stok pupuk bersubsidi NPK di penyimpanan lini I ada 9.000 ton dan lini III terdapat 6.100 ton alias mencapai 218 persen dari ketentuan minimum nan ditetapkan pemerintah.

"Kalau dilihat stok ini, stok di wilayah kerja kami sudah melampaui dari ketentuan pemerintah, juga sudah siap dilaksanakan musim tanam periode berikutnya," ucapnya.

Berita lain dengan Judul: Tingkatkan distribusi, Pupuk Indonesia optimalkan kehandalan gudang
Berita lain dengan Judul: Pusri memastikan persediaan pupuk bersubsidi di Sumsel aman
Berita lain dengan Judul: Pusri beri support 3.000 dosis vaksin COVID-19 untuk Lampung


Kelik Dewanto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close