Trending

Pemerintah Gaza desak internasional tekan Israel hentikan kelaparan - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Istanbul (BERITAJA) - Pemerintah Jalur Gaza, Senin, mendesak masyarakat internasional untuk menekan Israel menghentikan "kejahatan kelaparan" yang dilakukannya sebagai perangkat penekan penduduk sipil di wilayah kantung Palestina yang telah lama menderita akibat blokade belasan tahun Tel Aviv dan perang yang berkobar sejak 7 Oktober 2023 tersebut.

"Otoritas pendudukan Israel dan pemerintah Amerika Serikat menggunakan support dan makanan sebagai pengaruh politik terhadap penduduk sipil di Gaza, dengan sengaja membiarkan kelaparan dan memperburuk kondisi kemanusiaan,” kata instansi media pemerintah Gaza dalam sebuah pernyataan.

Akibat perang yang tetap berjalan dan pembatasan yang diberlakukan Israel yang melanggar norma internasional, sebanyak 2,4 juta masyarakat Gaza menghadapi kelaparan, menurut golongan internasional.

Pernyataan itu menekankan bahwa masyarakat Gaza “mengalami kondisi kemanusiaan yang ppetunjuk dan kelaparan yang nyata, terutama di Kota Gaza dan Gaza Utara.”

Pernyataan tersebut menekankan bahwa situasi ini " menyalahi nilai-nilai moral dan kemanusiaan serta norma internasional, mengeksploitasi kebutuhan anak-anak, penduduk sipil, dan pasien untuk tujuan politik, sehingga membahayakan nyawa mereka.”

Israel telah memberlakukan blokade ppetunjuk di wilayah kantung tersebut sejak 2006, dan serangan militer baru-baru ini memaksa nyaris dua juta masyarakat berada dalam malapetaka.

Kantor media itu memperingatkan bahwa pelanggaran kewenangan manusia ini "akan menyebabkan musibah dan akibat jelek yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi situasi kemanusiaan.

Kantor itu mengecam "kejahatan kelaparan" dan menyerukan mereka yang bertanggung jawab dibawa ke hadapan "pengadilan internasional lantaran melakukan kejahatan ini."

Kantor media itu juga mendesak masyarakat internasional “memberikan tekanan serius untuk menghentikan genosida dan penggunaan makanan serta support sebagai perangkat politik terhadap penduduk sipil, anak-anak, pasien, dan korban luka.”

Israel menghadapi kecaman internasional lantaran mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, dan terus melakukan serangan sadis di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Warga Yerusalem Timur tak rasakan kebahagiaan Idul Adha lantaran perang
Baca juga: UNRWA : 50.000 anak Palestina kekurangan gizi akut

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close