Trending

Segara Institute yakini Indonesia tidak akan resesi tahun ini - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Global boleh saja suram, boleh saja resesi, tetapi Indonesia tidak bakal resesi

Jakarta (BERITAJA.COM) - Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah meyakini Indonesia tidak bakal mengalami resesi pada tahun ini lantaran ekonomi domestik tidak berjuntai dengan global.

"Global boleh saja suram, boleh saja resesi, tetapi Indonesia tidak bakal resesi," ungkap Piter dalam aktivitas LPS-Forwada Discussion Series 2023 di Jakarta, Kamis.

Maka dari itu, pemerintah Indonesia saat ini terus mendorong konsumsi masyarakat lantaran pertumbuhan ekonomi Tanah Air didorong oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga.

Setiap tahunnya, perekonomian Indonesia condong ditopang oleh konsumsi rumah tangga, jika dilihat dari komponen pengeluaran.

Pada 2022, komponen ini menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ekonomi domestik, ialah sebesar 2,61 persen dari pertumbuhan ekonomi 5,31 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Oleh karenanya, Piter mengungkapkan Indonesia tidak bakal jatuh ke lembah resesi pada tahun ini selain jika permintaan domestik kembali menurun seperti masa pandemi COVID-19.

Saat pandemi, masyarakat tidak bisa keluar rumah, tidak bisa melakukan konsumsi, berbelanja, pergi ke mal, bioskop, dan berwisata. Akibatnya, ekonomi domestik mengalami resesi pada 2020, setelah pertumbuhan ekonomi terkontraksi pada triwulan II dan triwulan III masing-masing sebesar 5,32 persen (yoy) dan 3,49 persen (yoy).

Adapun pengertian resesi ekonomi secara teknikal adalah pertumbuhan negatif dua kuartal secara berturut.

"Saat itu, pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) telah membatasi masyarakat dan menyebabkan resesi," ucap dia.

Dengan begitu, lanjut dia, kondisi tersebut berbeda dengan saat ini lantaran masyarakat sudah bisa melakukan konsumsi secara normal dan pandemi bakal betul-betul berakhir, apalagi setelah PPKM dicabut pada akhir 2022.

Piter pun memproyeksikan ekonomi RI bakal tumbuh dalam rentang 4,75 persen sampai 5,25 persen pada 2023 ini.

Berita lain dengan Judul: Pelaku upaya di Indonesia paling optimis sambut 2023 di tengah resesi
Berita lain dengan Judul: Jusuf Kalla: Tidak ada indikasi resesi di Indonesia
Berita lain dengan Judul: RI dinilai punya kesempatan tarik investasi di tengah resesi dunia 2023


Kelik Dewanto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close