Trending

Tak selalu sebabkan darah tinggi, daging berikan protein bagi tubuh - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) -

Mengonsumsi daging merah seperti daging sapi dan kambing tidak selalu menyebabkan dpetunjuk tinggi, dia juga memberikan sejumlah unsur gizi sepreti protein dan unsur besi bagi tubuh.
 

Dokter ahli penyakit dalam dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD-KR, saat dihubungi BERITAJA di Jakarta, Selasa, mengatakan konsumsi daging sapi dan kambing perlu diwaspadai, terutama bagi orang yang sudah mempunyai riwayat dpetunjuk tinggi. Daging merah juga mempunyai faedah kesehatan seperti sumber protein, unsur besi dan vitamin yang di butuhkan tubuh.

"Daging merupakan sumber protein yang berbobot tinggi untuk membangun dan memelihara otot. Daging kaya bakal unsur besi, yang krusial untuk mencegah anemia," kata master dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu.

Baca juga: Batas kondusif konsumsi daging agar hipertensi tidak kambuh

Selain itu, Faisal mengatakan daging juga mengandung zinc, yang krusial untuk kegunaan kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Serta vitamin B12 yang hanya ada di sumber nabati, yang krusial untuk kegunaan saraf dan kesehatan dpetunjuk.

Untuk mencapai faedah tersebut tentunya daging kambing alias sapi mesti dikonsumsi secara wajar, sesuai dengan porsi dan kondisi fisiologis seseorang.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, dalam 100 gram daging kambing mengandung lemak total 9,2 gram dan kolesterol 70 miligram, sementara untuk 100 gram daging sapi mengandung lemak total 14 gram dan kolesterol 70 miligram.

Sementara, pemisah konsumsi lemak total per hari adalah tidak lebih dari 67 gram (lima sendok makan) untuk orang dewasa. Konsumsi lemak berlebihan dapat meningkatkan akibat hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung.

"Kebutuhan pangan hewani, termasuk daging merah adalah dua-empat porsi per hari, setara dengan daging sapi sebesar 70-140 gram alias dua-empat pangkas ukuran sedang, dan daging kambing sebesar 65-135 gram alias setara dua-empat pangkas ukuran sedang," kata Faisal.

Baca juga: Dokter sebut wanita mengandung boleh santap daging kambing tiga potong

Faisal mengatakan porsi yang dianjurkan itu dapat bervariasi berjuntai beberapa faktor, seperti usia dan kondisi fisiologis seperti pada anak-anak, remaja, ibu hamil, ibu menyusui dan lansia. Orang dengan aktivitas bentuk tinggi juga mungkin memerlukan lebih banyak protein dan kalori, termasuk dari daging merah.

Untuk memaksimalkan faedah kesehatan dan meminimalkan akibat dari konsumsi daging, Faisal menyarankan mengombinasikan daging dengan makanan seperti sayuran hijau serta buah-buahan.

"Sayuran hijau kaya bakal serat yang membantu pencernaan dan kolesterol. Konsumsi sayur berbareng daging dapat membantu penyerapan unsur besi. Buah-buahan kaya bakal vitamin dan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh," kata dia.

Selain itu, konsumsi daging merah dengan karbohidrat kompleks nasi merah, roti gandum utuh, alias ubi jalar dapat memberikan daya yang tahan lama dan membantu mengontrol kadar gula dpetunjuk.

Baca juga: Pakar gizi: Batasi garam cegah kolesterol naik usai makan domba kurban

Baca juga: Kiat konsumsi daging kambing bagi penderita hipertensi 

Baca juga: Dokter kulit: Konsumsi daging kambing tak sebabkan masalah kulit


 


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close